Tips Dan Panduan Lengkap Memilih Bass Berkualitas Bagus

Ringsos.com - Pertama-tama, sudah jelas dan pasti anda harus datang dahulu ke toko alat musik, melihat-lihat, dan ketika suatu saat anda tertarik pada Bass yang dipajang disitu, mintalah dengan baik-baik kepada penjaga. Katakan bahwa anda hendak mencobanya.

Jangan lupa untuk minta di tuning atau di stem terlebih dahulu. Karena Bass yang dipajang biasanya dalam keadaan senar yang kendor, jika anda sudah menyetem sendiri, lakukanlah sendiri. Dan jika anda sudah memegang Bass tersebut, saatnya anda mencoba dan memeriksanya. Berikut adalah beberapa hal yang harus anda periksa sebelum membeli Bass.


1. Fretboard

Fret adalah garis-garis bar yang ada di neck Bass. Letak fret sangat berpengaruh pada ketepatan picth (tinggi rendah nada). Tergeser sedikit saja akan sangat berpengaruh terhadap ketepatan nadanya. Kalau banyak orang berkata, nadanya "falls". Apalagi jika anda membeli Bass yang harganya murah, karena dibuat secara masal, biasanya akan ada salah satu produk yang gagal.

Jangan sampai anda mendapatkan Bass yang gagal tersebut. Selain Falls, kadang juga ketinggian fretnya tidak menurun secara gradual maka akan mengacaukan nada-nadanya. Bahkan untuk Bass-bass yang tergolong mahal, intinya jangan pernah percaya sebelum mencoba. Siapa tahu ada kesalahan produksi, cobalah dengan metode yang sangat sederhana. 

Mainkan barre chord (akor tegak) dari F. Dengarkan, ada yang fals atau tidak. Jika tidak, maju ke F#, dengarkan lagi, maju ke G, maju ke A, dan begitu seterusnya, sampai freet paling ujung. Untuk yang paling ujung, justru anda harus berhati-hati karena di fret terakhir-terakhirlah yang sering fals, karena jarak antara fretnya saling berdekatan. Jika meleset sedikit saja akan fatal akibatnya. Kalau ada yang fals maka itu bukanlah Bass yang bagus.

Atau bagi yang ingin lebih gaya saat memilih Bass, mainkan tangga nada mayor diatonis. Jelajahi setiap fret, ingat tangga nada dulu, jangan improviasasi dahulu karena anda saat ini hanya mencoba sebuah bass, bukan untuk tampil di pertunjukan. 

2. Kayu/ Bahan

Untuk menentukan bagus tidaknya kayu yang dipakai memang tidak mudah. Apalagi rata-rata Bass pabrikan sudah dicat tebal dan tidak lagi terlihat pori-porinya. Karena kayu dengan jenis sama pun, bisa memiliki kualitas yang berbeda. Dua buah kayu mahagoni dari pohon yang sama, bisa menghasilkan lembaran papan yang berbeda kualitasnya. Hanya Bassi yang berpengalaman yang dapat mengetahui kualitas sebuah kayu hanya dengan mendengar suaranya ketika diketok dengan jari.

Namun setidaknya dan sedikit panduan penting tentang bahan kayu ini (panduan ini untuk memberi informasi karakter tiap kayu bukan masalah kualitasnya). Dalam katalog yang disuguhkan akan tertulis bahan kayu yang digunakan untuk Bass tersebut. Body dari kayu tertentu, neck dengan kayu tertentu, dan fingerboard dengan kayu tertentu. Berikut adalah karakter-karakter kayu tersebut.

Pertama, kayu untuk body : Paling banyak menggunakan mahagony. Mahagony memiliki karakter sound yang bright dan attact yang kuat dan tajam. Namun bobotnya akan sedikit berat. Bahan lain adalah Alder dengan sound warm dan bobot yang ringan. 

Kedua, kayu untuk neck : Bahan neck tak kalah pentingnya dengan bahan untuk bodi. Pada umumnya menggunakan maple, namun tidak menutup kemungkinan bahan lain. Tetapi selama ini yang dianggap paling baik untuk neck adalah maple karena kekuatan serta kelenturannya.

Ketiga, kayu untuk fingerboard : Fingerboard ada yang satu bahan kayu utuh dengan neck, ada pula yang menggunakan kayu berbeda. Jika dengan bahan yang berbeda, kayu yang umumnya dipercaya untuk fingerboard adalah roosewood atau eboni. Fingerboard roosewood cenderung ke karakter smooth dan warm, sementara eboni lebih menghasilkan karakter bright.

3. Kondisi Fisik

Kondisi fisik mudah dilihat dengan kasat mata. Apakah kondisi masih bagus atau sudah buruk. Namun lebih jauh dalam melihat bentuk kondisi bodi adalah melihat karakter yang andainginkan dari Bass tersebut. Bentuk dan kondisi bodi, neck dan head stok. Konon berbentuk meruncing akan cenderung menghasilkan suara yang bright, sementara yang tumpul adalah kebalikannya.

4. Pick-up dan Wiring

Pick-up bertugas mengubah getaran suara menjadi signal elektrik. Pick-up turut menentukan karakter suara setelah kayu. Pada dasarnya terdapat dua buah jenis pick-up, yaitu single coil dan hambucker (double). Single coil memproduksi suara yang cenderung tipis, tepat untuk suara clean yang jernih hingga crunch. Sementara hambucker lebih tepat untuk menghasilkan suara yang tebal, dan identik dengan suara distorsi berat.

5. Penampilan

Ini semua tergantung selera anda. Namun bentuk fisik turut menentukan karakter suara yang dihasilkan. Jadi lebih baik sesuaikan dengan gaya musik yang hendak anda mainkan. Untuk finishing pengecatan terdapat dua jenis, solid colour, serta transparan. Jika serat kayu bagus, akan lebih indah jika dengan finishing transparan.


***

Nah sobat, itulah tadi tips dan panduan memilih Bass berkualitas untuk anda. Semoga setelah membaca artikel ini anda semakin tercerahkan dalam memilih dan membeli gitar. Semoga artikel ini juga berguna dan bermanfaat untuk pembaca lainya. Jangan lupa share ya gais!

tabik!

Posting Komentar